Tulisan Utama

Rangkumam BAB 3 : Sistem Informasi, Organisasi dan Strategi

3.1  PERUSAHAAN DAN SISTEM ORGANISASI Sistem informasi dan peusahaa n saling memperngaruhi. Sistem informasi dibuat oleh manajer untuk mengembangkan perusahaan. APA ITU ORGANISASI? Organisasi adalah struktur sosial yang formal dan stabil yang berasal dari lingkungan dan memproses sumber daya tersebut untuk mengahsilkan output. Sebuah organisasi itu lebih stabil dibandingkan dengan tim tidk formal dilihat dari sisi jangka waktu dan rutinitas. Organisasi adalah wujud legal yang bersifat formal dengan peraturan dan prosedur internal yang harus ditegakkan oleh hukum.  Lalu bagaimana definisi organisasi ini berhubungan sistem informasi? Secara teknis perusahaan mendorong kita untuk fokus bagimana mengkombinasikan input untuk menciptakan output disaat teknologi berubah. Perubahan teknologi membutuhkan perubahan pada orang-orang yang memiliki dan mengendalikan informasi, yang memiliki hak untuk mengakses dan  memperbarui informas.  KEISTIMEWAAN PERUSAHAAN Perusahaan terfokus pada prinsip efisiensi: memaksimalkan output menggunakan input yang terbatas. Keistimewaan-keistimewan ini mempengaruhi jenis-jenis sistem informasi yang digunakann oleh perusahaan. Rutinitas dan Proses Bisnis Rutinitas adalah peratur an seksama, prosedur dan kebiasaan yang secara virtual menanggulangi semua situasi yang diperkirakan. Karyawan belaar dari rutinitas-rutinitas tersebut, sehingga menjadi produktif dan efisien dan perusahaan sanggup untuk menrunkan biaya seiring naiknya efisiensi. Politik Perusahaan Orang-orang di perusahaan secara lami memiliki pandangan yang berbeda-beda tentng bagaimana sumber daya, penghargaan dan hukuman yang didistribusikan Kebudayaan Perusahaan Semua orang memiliki angggapa n dasar, anggapan yang tiak terbantahkan dan anggapan yang tidak usah dipertanyakan lagi yang mendefinisikan tujuan dan prodak mereka. Anggapa-anggapan tersebut adalah apa yang akan perusahaan produksi, bagaimana emproduksinya, dimana dan untuk apa Anggapan-anggapan yang diublikasikan Kebudayaan perusahaan bisa dilihat dari lingkungan sekitar perusahaan itu sendiri Lingkungan perusahaan Erusahaan dan lingkungan memiliki hubungan timbal balik Perusahaan itu bergantung dan terbuka pada lingkungan secara fisik dan sosial Lingkungan pada umumnya b erubah lebih cepat daripada perusahaan Peran sistem informasi dalam mebantu perusahaan menerima perbuahan di lingkungannya Struktur perusahaan Semua perusahaan memiliki bentuk strukturnya masing-masing Jenis sistem informasi yang dtemukan di perusahaan bisnis seingkali mencerminkan tipe struktur perusahaannya   3.2  BAGAIMANA SISTEM INFORMASI MEMPENGARUHI ORGANISASI DAN PERUSAHAAN BISNIS PENGARUH EKONOMI Dari sisi ekonomi, teknologi informasi mengubah jumlah modal dan biaya informasi. Sistem informsi bisa dikategorikan sebagai sektor produksi yang bisa dikurangi untuk modal dan kemajuan tradisional. Disaat biaya teknologi informasi menurun, makan akan mengurangi pekerja, yang mana akan menaikkan biaya. Disaat biaya teknologi informasi naik, maka modal pun akan naik, sehingga kita harus mendorong manajer untuk menaikkan investsinya di teknologi informasi. Teknologi informasi juga secara kasat mata mempengaruhi biaya dan kualitas informasi. Teknologi informasi membantu perusahaan memperkecil krena bisa menurunkan biaya transaksi teknologi informsi tertuama denan menggunakan network, dapat membantu perusahaan menurunkan biaya transaksi. PERUSAHAAN DAN PEGARUH TINGKAH LAKU Teknologi Informasi Menjsejajarkan Perusahaan Peneliti tingkah laku menteorikan bahwa tekologi informsi memfasilitasi perataan hirarki dengan melebarkan distribusi informasi untuk mendukung karyawan tingkat bawah dan menaikkan efisiensi manajemen Karena manajer sekarang menerima lebih banyak informsi yang akurat, sehingga lebih cepat dalam mengambil keutusan sehingga hanya beberapa manajer saja yang dibuthkan Banyak perusahaan yang mengeiminasi ribuan manajer tengah sebagai hasil dari perubahan-perubahan tersebut Perusahaan Bentuk perusahaan merata karena pekerjaprofesional cenderung untuk mengatur sendiri dan harus lebih terdesentralisasikan Memahami Daya Tahan Perusahaan terhadap Perubahan Banyak sistem informasi baru yang emerlukan perubahan secara personal, rutinitas yang cukup kerasa untuk terlibat dan membutuhkan pelatihan lang dan usaha tambahan karena sistem informsi secara potensial mengubah struktur organisasi (perusahaan), budaya, proses bisnis dan strategi INTERNET DAN PERUSAHAAN Bisnis denga cepat membangun kembali kunci proses bisnis mereka brdasarkan teknologi informasi dan membuat teknolohi ini menjadi komponen 3.3  MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI UNTUK MENDAPATKAN KEUNTUNGAN DAYA SAING Perusahaan yang “melakukan lebih baik” daripda yang lain dikatakan memiliki keuntungan daya saing dibanding yang lain: mereka memiliki akses ke suber daya itimewa yang lain tidak punya atau mereka dapat menggunakan sumber aya yang ada lebih efisien. MODEL PERSAINGAN PORTER Saingan Tradisional semua perusahaan memiliki lahan pasar dan pesaing lainnya yang terus menerus berfikiran baru, cara yang lebih efisien untuk memproduksi dengan memperkenalkan barang dan jasa, dan usaha untuk menarik konsumen dengan mengembangkan merk mereka lebih inovatif. Pengikut Pasar Baru Kelebihan pasar baru: perusahaan-perusahaan tersebut tidak terkunci dalam peralatan kuno dan lebih sering mempekerjakan pekerja yang lebih muda yang tidak terlalu mahal dan mungin lebih inofativ Kekurangan Mereka tergantung pada luas untuk penanaman modal dan peralatan baru Pengganti Barang dan Jasa Ada pengganti yang para pelanggan mungkin gunakan jika harga terllu tinggi Semakin banyak barang dan jasa pengganti, semakin sedikit untuk mengedalikan harga dan semakin rendah profit marginnya Pelanggan Perusahaan yang menguntungkan bergantung pada ukuran kesanggupan mereka untuk menarik dan mempertahankan pelanggan Pemasok Kekuatan pasar emasok dapat memiliki pengaruh yang signifikan untuk keuntungan perusahaan, terutama disaat perusahaan tidak bisa menaikkan harga secepat pemsok Semakin berbeda-beda pemasok yang dimiliki perusahaan, semakin besar pengendaliannya terhadap pemasok dari sisi harga, kualitas dan jadwal pengiriman STRATEGI SISTEM INFORMASI TERHADAP URUSANNYA DENGAN KEKUATAN DAYA SAING Kepemimpinan Berbiaya Rendah Gunakan sistem informasi untuk menapatkan operasional termurah dan harga termurah Diferensiasi Prodak Gunakan sistem informasi untuk memungkinkan barang dan jasa baru, atau mengubah kenyamanan konsumen dalam penggunaan barang dan jasa yang sudah ada Memperkuat Hubungan dengan Pelanggan dan Pemasok Beberapa perusahaan menggunakan sistem informasi untuk akses fasiltas langsung oleh pemasok ke jadwal produksi bahkan mengizinkan pemaso untuk memutuskan bagaimana dan kapan mengirimakn persediaan ke pabrik Fokus terhadap Sudut Pasar Gunakan sistem informasi untuk memungkinakn sebuah pusat pasar yang spesifik & menjalanakn target ini lebih baik dari pesaing DAMPAK INTERNET TERHADAP KEUNTUNGAN Internet menciptakan pasar baru, membentuk bibit beribu-ribu prodak dan jasa baru, model bisnis dan menyediakan kesepatan baru untuk membangun merk dengan basis pelanggan yang banyak dan setia THE BUSINESS VALUE CHAIN MODEL Menunjukkan aktifitas yang spesifik dalam bisnis dimana strategi persaingan paling baik diterapkan dan dmana sistem informasi mmungkinkan memiliki dampak strategis. TBVCM ini dikategorikan menjadi 2 yaitu aktivitas primer dan aktivitas pendukung Aktivtas primer: Terkit dengan distibursi dan produksi barang dan jasa yang mendapatkan nilai bagi pelanggan Aktivitas pendukung: membuat pengriman aktivitas primer 3.4  MENGGUNAKAN SISTEM UNTUK KEUNTUNGAN PERSAINGAN: PERSOALAN MANAJEMEN MENOPANG KEUNTUNGAN PERSAINGAN Sistem pada umumnya cenderung strategis dan seringkali menjadi alat untuk pertahanan, diperlukan oleh setiap perusahaan untuk berthan dalam bisnis, atau mereka mungkin menghalangi perusahaan untuk membuat perubahan strategi untuk keuksesan masa depan BERBARIS DENGAN TUJUAN BISNIS Penelitian teknologi informasi dan performa bisnis menemukan bahwa: Semakin sukses perusahaan dapat membariskan teknologi informasi dengan tujuan bisnisnya, maka semakin menguntungkan MENGATUR PERALIHAN STRATEGI Perubahan teknis sosial berdampak pada teknis dan sosial elemen di perusahaan.

Selengkapnya...

Rangkuman BAB 13 : Membangun Sistem Informasi

Ditulis oleh:bagjaanugrah | Dalam Uncategorized | Pada 20-12-2016

0

Membangun Sistem Informasi 

 

13.1   SISTEM YANG RENCANAKAN SEBAGAI PERGANTIAN ORGANISASI

Membangun sistem informasi baru adalah salah satu jenis yang direncanakan organisasi berubah. Pengenalan sistem informasi baru melibatkan banyak lebih dari perangkat keras dan perangkat lunak baru. Hal ini juga termasuk perubahan dalam pekerjaan, keterampilan, manajemen, dan organisasi.

 

SISTEM PEMBANGUNAN DAN PERGANTIAN ORGANISASI

Teknologi informasi dapat mempromosikan berbagai tingkat perubahan organisasi, mulai dari tambahan untuk jauh. Ada empat jenis perubahan organisasi struktural yang diaktifkan oleh teknologi informasi: (1) otomatisasi, (2) rasionalisasi, (3) proses bisnis desain ulang, dan (4) pergeseran paradigma. Setiap membawa risiko yang berbeda dan manfaat. Bentuk yang paling umum dari IT-enabled perubahan organisasi adalah otomatisasi.

 

PENDESAIAN KEMBALI PROSES BISNIS

Beberapa sistem ini memerlukan proses perubahan inkremental, tetapi yang lain membutuhkan lebih jauh desain ulang proses bisnis. Untuk menghadapi perubahan ini, organisasi yang beralih ke manajemen proses bisnis. Bisnis proses manajemen menyediakan berbagai alat dan metodologi untuk menganalisis proses yang ada, merancang proses baru, dan mengoptimalkan proses tersebut. Perusahaan berlatih manajemen proses bisnis melalui berikut langkah:

  1. Mengidentifikasi proses untuk perubahan: Salah satu yang paling penting strategis keputusan bahwa perusahaan dapat membuat tidak memutuskan bagaimana menggunakan komputer untuk meningkatkan proses bisnis, tetapi memahami proses bisnis apa perlu perbaikan. Ketika sistem yang digunakan untuk memperkuat bisnis salah model atau proses bisnis, bisnis dapat menjadi lebih efisien dalam melakukan apa yang seharusnya tidak dilakukan. Akibatnya, perusahaan menjadi rentan terhadap pesaing yang mungkin telah menemukan model bisnis yang tepat. Besar waktu dan biaya juga dapat menghabiskan meningkatkan proses bisnis yang memiliki sedikit berdampak pada kinerja perusahaan secara keseluruhan dan pendapatan. Manajer perlu menentukan apa proses bisnis yang paling penting dan bagaimana meningkatkan proses ini akan membantu kinerja bisnis.
  2. Menganalisis proses yang ada: ada proses bisnis harus dimodelkan dan didokumentasikan, mencatat input, output, sumber daya, dan urutan Tim desain proses mengidentifikasi langkah-langkah berlebihan, kertas-intensif tugas, kemacetan, dan inefisiensi lainnya.
  3. Desainprosesbaru: Setelah prosesyang ada dipetakan dan diukur dalam hal waktu dan biay
  4. Melaksanakanproses baru: Setelah proses baru telah benar-benar dimodelkan dan dianalisis, harus diterjemahkan ke dalam satu set baru dan prosedur peraturan kerja. Sistem informasi baru atau tambahan untuk sistem yang ada mungkin harus dilaksanakan untuk mendukung proses didesain ulang.
  5. Pengukuranberkelanjutan:Setelah proses telah dilaksanakan dan dioptimalkan, perlu terus  Mengapa? Proses dapat memburuk dari waktu ke waktu sebagai karyawan jatuh kembali pada metode lama,atau mereka mungkin kehilangan merekaefektivitas jika bisnis mengalami perubahan lainnya.

 

Alat untuk Manajemen Proses Bisnis

Lebih dari 100 perusahaan software menyediakan alat-alat untuk berbagai aspek BPM, termasuk
IBM, Oracle, dan TIBCO. Alat-alat ini membantu bisnis mengidentifikasi dan dokumen proses yang membutuhkan perbaikan, membuat model proses perbaikan, menangkap dan menegakkan aturan bisnis untuk melakukan proses, dan mengintegrasikan sistem yang ada untuk mendukung proses baru atau didesain ulang. Perangkat lunak BPM juga menyediakan analisis untuk memverifikasi bahwa kinerja proses telah diperbaiki dan untuk mengukur dampak perubahan proses bisnis utama indikator kinerja.

 

13.2  GAMBARAN SISTEM PEMBANGUNAN

Sistem informasi baru yang merupakan hasil dari proses organisasi pemecahan masalah. Sebuah sistem informasi baru dibangun sebagai solusi untuk beberapa jenis masalah atau set masalah organisasi. Masalahnya mungkin salah satu di mana manajer dan karyawan menyadari bahwa organisasi tidak berkinerja sebaik yang diharapkan, atau bahwa organisasi harus mengambil keuntungan dari peluang baru untuk melakukan lebih berhasil. Kegiatan yang masuk menghasilkan solusi sistem informasi untuk sebuah masalah organisasi atau peluang disebut pengembangan sistem. Pengembangan sistem adalah jenis terstruktur masalah diselesaikan dengan kegiatan yang berbeda. Kegiatan ini terdiri dari analisis sistem, desain sistem, pemrograman, pengujian, konversi, dan produksi dan pemeliharaan.

 

ANALISIS SISTEM

Analisis sistem adalah analisis masalah bahwa perusahaan mencoba untuk memecahkan dengan sistem Informasi. Ini terdiri dari mendefinisikan masalah, mengidentifikasi penyebabnya, menentukan solusi, dan mengidentifikasi kebutuhan informasi yang harus dipenuhi oleh solusi sistem.

Membangun Persyaratan Informasi 

Mungkin tugas yang paling menantang dari analis sistem adalah untuk menentukan persyaratan informasi spesifik yang harus dipenuhi oleh solusi sistem yang dipilih. Pada tingkat yang paling dasar, kebutuhan informasi dari suatu sistem baru melibatkan mengidentifikasi yang membutuhkan informasi apa, di mana, kapan, dan bagaimana. Analisis kebutuhan hati-hati mendefinisikan tujuan baru atau diubah sistem dan mengembangkan penjelasan rinci tentang fungsi bahwa sistem baru harus melakukan. Analisis kebutuhan rusak adalah penyebab utama sistem kegagalan dan pengembangan sistem tinggi biaya.

 

SISTEM DESAIN

Analisis sistem menggambarkan sistem apa yang harus Anda lakukan untuk memenuhi persyaratan informasi, dan desain sistem menunjukkan bagaimana sistem akan memenuhi tujuan ini. Desain sistem informasi adalah rencana keseluruhan atau model untuk sistem itu. Seperti cetak biru dari sebuah bangunan atau rumah, itu terdiri dari semua spesifikasi yang memberikan sistem bentuk dan struktur.

 

Peran Pengguna Akhir

Kebutuhan informasi pengguna mengarahkan seluruh upaya sistem-bangunan. Pengguna harus memiliki kontrol yang cukup atas proses desain untuk memastikan bahwa sistem mencerminkan prioritas bisnis mereka dan kebutuhan informasi, bukan bias dari staf teknis. Bekerja pada desain meningkatkan pemahaman pengguna dan penerimaan dari sistem.

 

MENYELESAIKAN SISTEM PEMBANGUNAN PROSES

Langkah-langkah yang tersisa dalam proses pengembangan sistem menerjemahkan solusi spesifikasi yang telah ditetapkan selama analisis sistem dan desain menjadi sepenuhnya sistem informasi operasional. Langkah-langkah menyimpulkan terdiri dari pemrograman, pengujian, konversi, produksi, dan pemeliharaan.

Pemrograman

Selama tahap pemrograman, spesifikasi sistem yang disiapkan selama tahap desain diterjemahkan ke dalam kode program perangkat lunak. Saat ini, banyak organisasi tidak lagi melakukan pemrograman mereka sendiri untuk sistem baru. Sebagai gantinya, mereka membeli perangkat lunak yang memenuhi persyaratan untuk sistem baru dari sumber eksternal seperti paket perangkat lunak dari vendor software komersial, layanan perangkat lunak dari sebuah penyedia layanan aplikasi, atau outsourcing perusahaan yang mengembangkan aplikasi kustom perangkat lunak untuk klien mereka.
Pengujian 

Empat strategi konversi utama dapat digunakan:

  • Strategi paralel, baik sistem lama dan penggantian potensi yang berjalan bersama-sama untuk waktu sampai semua orang yakin bahwa baru satu fungsi benar.
  • Strategi cutover langsungmenggantikan sistem yang lama dengan yang baru sama sekali Sistem pada hari ditunjuk.
  • Strategi studi percontohanmemperkenalkan sistem baru hanya area terbatas organisasi, seperti departemen tunggal atau unit operasi.
  • Strategi pendekatan bertahapmemperkenalkan sistem baru secara bertahap, baik oleh fungsi atau unit organisasi.

 

 Produksi dan Pemeliharaan

Setelah sistem baru dipasang dan konversi selesai, sistem ini dikatakan dalam produksi. Selama tahap ini, sistem akan ditinjau oleh pengguna dan spesialis teknis untuk menentukan seberapa baik telah bertemu nya tujuan asli dan memutuskan apakah setiap revisi atau modifikasi dalam urutan. Dalam beberapa kasus, sebuah posting resmi dokumen pemeriksaan pelaksanaan disiapkan. Setelah sistem telah fine-tuned, itu harus dipertahankan sementara itu di produksi untuk memperbaiki kesalahan, memenuhi persyaratan, atau meningkatkan efisiensi pengolahan.

 

PEMODELAN DAN PERANCANGAN SISTEM: TERSTRUKTUR DAN METODOLOGI BERORIENTASI OBJEK

Ada metodologi alternatif untuk pemodelan dan merancang sistem. Metodologi terstruktur dan pengembangan berorientasi objek yang paling menonjol.
Metodologi terstruktur

Metodologi terstruktur telah digunakan untuk mendokumentasikan, menganalisis, dan desain sistem informasi sejak 1970-an. Terstruktur mengacu pada fakta bahwa teknik adalah langkah demi langkah, dengan masing-masing bangunan langkah pada satu sebelumnya. Metodologi terstruktur adalah top-down, maju dari yang tertinggi, tingkat yang paling abstrak ke level terendah detail-dari umum ke spesifik.

Pengembangan Berorientasi Objek

Metode terstruktur yang berguna untuk proses modeling, tetapi tidak menangani pemodelan data dengan baik. Mereka juga memperlakukan data dan proses sebagai logis memisahkan entitas, sedangkan di dunia nyata pemisahan tersebut tampaknya tidak wajar. Berbeda pemodelan konvensi yang digunakan untuk analisis (data flow diagram) dan untuk desain (grafik struktur). 

Computer-Aided Software Engineering

Teknik komputer-dibantu perangkat lunak (CASE) – kadang-kadang disebut sistem dibantu komputer rekayasa-menyediakan perangkat lunak untuk mengotomatisasi metodologi yang telah kami jelaskan untuk mengurangi jumlah pekerjaan berulang-ulang pengembang perlu dilakukan. CASE tools juga memfasilitasi penciptaan jelas dokumentasi dan koordinasi upaya pengembangan tim. Tim anggota dapat berbagi pekerjaan mereka dengan mudah dengan mengakses file masing-masing untuk meninjau atau memodifikasi apa yang telah dilakukan. Manfaat produktivitas sederhana juga dapat dicapai jika alat-alat yang digunakan dengan benar.

 

13.3  ALTERNATIFSISTEM-BANGUNAN PENDEKATAN

Sistem berbeda dalam hal ukuran dan kompleksitas teknologi dan dalam hal masalah organisasi mereka dimaksudkan untuk memecahkan. Sejumlah systems building pendekatan telah dikembangkan untuk menangani perbedaan-perbedaan ini. Bagian ini menjelaskan metode alternatif: kehidupan sistem tradisional siklus, prototyping, paket perangkat lunak aplikasi, pengembangan pengguna akhir, dan
outsourcing.

SISTEM TRADISIONAL SIKLUS HIDUP

Siklus hidup sistem adalah metode tertua untuk membangun sistem informasi. Metodologi siklus hidup adalah pendekatan bertahap untuk membangun sebuah sistem, membagi pengembangan sistem dalam tahap formal. Spesialis pengembangan sistem memiliki pendapat yang berbeda tentang cara partisi tahap sistem-bangunan, tetapi mereka kira-kira sesuai dengan tahap-tahap perkembangan sistem yang kita miliki hanya dijelaskan.

 

PROTOTYPING

Prototyping terdiri dari membangun sistem eksperimental dengan cepat dan murah bagi pengguna akhir untuk mengevaluasi. Dengan berinteraksi dengan prototipe, pengguna bisa mendapatkan ide yang lebih baik dari kebutuhan informasi mereka. Prototipe didukung oleh pengguna dapat digunakan sebagai template untuk membuat sistem final.

Langkah-langkah dalam Prototyping

Empat-langkah dari proses prototyping, yang terdiri hal berikut:

Langkah 1: Mengidentifikasi persyaratan dasar pengguna. Perancang sistem (biasanya sistem informasi spesialis) bekerja dengan pengguna cukup hanya lama untuk menangkap kebutuhan dasar pengguna informasi.

Langkah 2: Mengembangkan prototipe awal. Sistem desainer menciptakan sebuah kerja prototipe cepat, menggunakan alat untuk menghasilkan perangkat lunak dengan cepat.

Langkah 3: Gunakan prototipe. Pengguna disarankan untuk bekerja dengan sistem untuk menentukan seberapa baik prototipe memenuhi kebutuhan nya dan membuat saran untuk meningkatkan prototipe.

Langkah 4: Merevisi dan meningkatkan prototipe. Sistem pembangun mencatat semua perubahan permintaan pengguna dan memurnikan prototipe yang sesuai. Setelah prototipe telah direvisi, siklus kembali ke Langkah 3. Langkah 3 dan 4 diulang sampai pengguna puas.

 

Keuntungan dan Kerugian dari Prototyping

Prototyping yang paling berguna ketika ada beberapa ketidakpastian tentang persyaratan atau solusi desain dan sering digunakan untuk merancang suatu sistem informasi yang end-user interface (bagian dari sistem dengan mana pengguna akhir berinteraksi, seperti sebagai tampilan online dan layar entri data, laporan, atau halaman Web). Karena prototyping mendorong keterlibatan pengguna akhir intens di seluruh siklus hidup pengembangan sistem, itu lebih mungkin untuk menghasilkan sistem yang memenuhi pengguna persyaratan.

 

PENGGUNA AKHIR PENGEMBANGAN

Beberapa jenis sistem informasi dapat dikembangkan oleh pengguna akhir dengan sedikit atau tidak ada bantuan resmi dari spesialis teknis. Fenomena ini disebut pengembangan pengguna akhir. Serangkaian perangkat lunak dikategorikan sebagai generasi keempat bahasa membuat ini mungkin. Bahasa generasi keempat adalah perangkat lunak yang memungkinkan pengguna akhir untuk membuat laporan atau mengembangkan perangkat lunak aplikasi dengan bantuan teknis minimal atau tidak ada. Beberapa dari generasi keempat alat juga meningkatkan produktivitas programmer profesional.

 

PAKET APLIKASI SOFTWARE DAN OUTSOURCING

Materi ini menunjukkan bahwa banyak perangkat lunak saat ini tidak dikembangkan di rumah tapi dibeli dari sumber eksternal. Perusahaan dapat menyewa perangkat lunak dari perangkat lunak penyedia layanan, mereka dapat membeli paket perangkat lunak dari sebuah iklan penjual, atau mereka dapat memiliki aplikasi kustom yang dikembangkan oleh outsourcing luar perusahaan.
Paket aplikasi Software

Selama beberapa dekade terakhir, banyak sistem telah dibangun pada aplikasi paket perangkat lunak dasar. Banyak aplikasi yang umum untuk semua organisasi-untuk bisnis misalnya, gaji, piutang, umum
buku, atau pengendalian persediaan. Untuk fungsi universal dengan standar proses yang tidak berubah banyak dari waktu ke waktu, sistem umum akan memenuhi persyaratan banyak organisasi.

Outsourcing

Jika suatu perusahaan tidak ingin menggunakan sumber daya internal untuk membangun atau mengoperasikan informasi sistem, dapat outsourcing pekerjaan untuk sebuah organisasi eksternal yang mengkhususkan diri dalam menyediakan layanan ini. Komputasi dan SaaS awan penyedia, yang kita dijelaskan dalam Bab 5, adalah salah satu bentuk outsourcing. Berlangganan perusahaan akan menggunakan perangkat lunak dan perangkat keras komputer yang disediakan oleh layanan sebagai platform teknis untuk sistem mereka. Dalam bentuk lain dari outsourcing, perusahaan bisa menyewa vendor eksternal untuk merancang dan menciptakan perangkat lunak untuk sistem, tetapi perusahaan yang akan mengoperasikan sistem sendiri komputer. Vendor Outsourcing mungkin domestik atau di negara lain.

 

13.4  PENGEMBANGAN APLIKASI UNTUK DIGITAL PERUSAHAAN

Dalam lingkungan perusahaan digital, organisasi harus mampu untuk menambah, mengubah, dan pensiun kemampuan teknologi mereka sangat cepat untuk menanggapi peluang baru. Perusahaan mulai menggunakan, pengembangan lebih informal lebih pendek proses yang memberikan solusi yang cepat. Selain menggunakan paket perangkat lunak dan penyedia layanan eksternal, bisnis mengandalkan lebih banyak pada teknik cepat-siklus seperti pengembangan aplikasi yang cepat, aplikasi bersama desain, pengembangan tangkas, dan dapat digunakan kembali komponen perangkat lunak standar yang dapat dirakit menjadi satu set lengkap layanan untuk e-commerce dan eBusiness.

 

PENGEMBANGAN APLIKASI RAPID (RAD)

Perangkat lunak berorientasi objek, perangkat lunak dapat digunakan kembali, prototyping, dan generasi keempat alat bahasa membantu sistem pembangun menciptakan sistem kerja jauh lebih cepat dari yang mereka bisa menggunakan metode sistem-bangunan tradisional dan perangkat lunak. Pengembangan aplikasi cepat jangka (RAD) digunakan untuk menggambarkan proses ini menciptakan sistem yang bisa diterapkan dalam waktu yang sangat singkat waktu. RAD dapat mencakup penggunaan pemrograman visual dan alat-alat lainnya untuk membangun antarmuka pengguna grafis, prototyping berulang dari sistem kunci elemen, otomatisasi kode program generasi, dan kerja sama tim dekat antara pengguna akhir dan spesialis sistem informasi.

 

KOMPONEN BERBASIS PEMBANGUNAN DAN WEB LAYANAN

Untuk lebih mempercepat penciptaan perangkat lunak, kelompok objek telah berkumpul untuk menyediakan komponen perangkat lunak untuk fungsi umum seperti antarmuka pengguna grafis atau online pemesanan kemampuan yang dapat dikombinasikan untuk membuat aplikasi bisnis skala besar. Ini pendekatan pengembangan perangkat lunak disebut pengembangan berbasis komponen, dan memungkinkan sistem yang akan dibangun oleh perakitan dan mengintegrasikan ada komponen perangkat lunak. Semakin, komponen perangkat lunak ini datang dari layanan cloud. Layanan web dan Service-Oriented Computing

Bab ini memperkenalkan layanan Web sebagai longgar digabungkan, komponen perangkat lunak dapat digunakan kembali disampaikan menggunakan Extensible Markup Language (XML) dan protokol terbuka lainnya dan standar yang memungkinkan satu aplikasi berkomunikasi dengan lainnya tanpa pemrograman kustom diperlukan untuk berbagi data dan layanan. Selain mendukung integrasi internal dan eksternal dari sistem, Web layanan dapat digunakan sebagai alat untuk membangun aplikasi sistem informasi baru atau meningkatkan sistem yang ada. Karena layanan perangkat lunak ini menggunakan universal menetapkan standar, mereka berjanji untuk menjadi lebih murah dan lebih mudah untuk menenun bersama-sama dari komponen proprietary.

 Dirangkum dari :

Kenneth C. Laudon & Jane P. Laudon. 2012. Management Information System (managing the digital firm) Twelfth Edition, Global Edition. Pearson Education Limited. England

Rangkuman BAB 10 : E-Commerce : Digital Markets, Digital Goods

Ditulis oleh:bagjaanugrah | Dalam Uncategorized | Pada 20-12-2016

0

  1. Menjelaskan Fitur-Fitur Yang Unik Dari E-commerce, Pasar Digital Dan Barang Digital.

E-commerce berkenaan dengan transaksi komersial digital diantara berbagai organisasi dan perorangan. Terdapat tujuh kelebihan dari teknologi e-commerce teknologi e-commerce ada dimana-mana, yang berarti teknologi ini tersedia dimana saja selama sebuah komputer dapat terhubung ke internet. Teknologi e-commerce sifatnya interaktif, yang memungkinkan komunikasi dua arah antara penjual dan pembeli dan memungkinkan penjual menghadapi pembeli seperti layaknya pengalaman tatap muka, tetapi jauh lebih banyak dan dalam skala global. 

  1. Mengapa E-Commerce Berbeda

E-commerce ada di mana-mana, berarti e-commerce memang terdapat di mana saja dan kapan saja. E-commerce memungkinkan kita berbelanja dari komputer pribadi, di rumah, di tempat kerja, atau bahkan dari kendaraan, dengan menggunakan mobile commerce. Hasilnya disebut dengan ruang pasar (marketspace)—pasar yang diperluas melintasi batas-batas tradisional dan bukanlagi dari sebuah lokasi geografis yang sifatnya sementara.

Jangkauan Global

Teknologi e-commerce memungkinkan transaksi komersial melintasi batas-batas budaya dan negara dengan kenyamanan yang lebih tinggi dan biaya yang lebih efektif daripada dalam suatu sistem perdagangan yang tradisional. Akibatnya, ukuran pasar potensial untuk pedagang e-commerce secara kasar sama dengan ukuran populasi online dunia.

 

Standar Universal

Satu kelebihan yang mencolok dari teknologi e-commerce adalah standar teknik dari Internet dan, oleh karenanya, standar teknik untuk melakukan e-commerce merupakan standar universal.

Standar teknik universal dari Internet dan e-commerce berpengaruh besar terhadap rendahnya biaya masuk pasar (market entry cost)—biaya yang harus dikeluarkan oleh penjual untuk membawa barangnya ke pasar. Pada saat yang bersamaan, untuk konsumen, standar universal mengurangi biaya pencarian (search cost)—usaha yang dibutuhkan untuk mendapatkan barang sesuai keinginan mereka.

 

Kaya Manfaat

Dalam hal informasi, istilah kaya manfaat (richness) merujuk pada kompleksitas dan isi dari suatu pesan. Pasar tradisional, tenaga penjualan nasional, dan toko eceran kecil memiliki sifat kaya manfaat yang cukup baik: Mereka dapat memberikan pelayanan pribadi, bertatap muka dengan menggunakan indera pendengaran dan penglihatan ketika melakukan penjualan.

Interaktif

Teknologi e-commerce sangat interaktif, yang berarti sangat memungkinkan terjadinya komunikasi dua arah antara penjual dan konsumen.

Kepadatan Informasi

Internet dan Web sangat meningkatkan kepadatan informasi (information destiny)—jumlah keseluruhan dan kualitas informasi yang tersedia untuk semua peserta, pelanggan, dan penjual di pasar.

Transparansi harga (price transparency) merujuk pada mudahnya pelanggan menjumpai berbagai variasi harga di pasar; tranparansi biaya (cost transparency) merujuk pada kemampuan pelanggan menemukan biaya yang sebenarnya dibayarkan oleh penjual untuk barang yang dijualnya.

Diskriminasi harga (price discrimination)—menjual barang yang sama, atau barang yang hampir sama, kepada kelompok sasaran yang berbeda dengan harga yang berbeda.

Personalisasi/Penyesuaian

Teknologi e-commerce memungkinkan dilakukannya personalisasi (personalitationi): Pedagang dapat mengarahkan pesan pemasarannya pada orang-orang tertentu dengan menyesuaikan pesannya sesuai nama, minat, dan pembelian seseorang di masa lalu. Teknologi ini juga memungkinkan dilakukannya penyesuaian (customization)—mengubah barang atau jasa yang dijual sesuai dengan preferensi pengguna atau perilaku yang ia tunjukkan sebelumnya.

  1. Menganalisis Bagaimana Teknologi Internet Telah Mengubah Proposisi Nilai Dan Model Bisnis.

Internet secara radikal mengurangi biaya pembuatan, pengiriman dan penyimpanan informasi sementara membuat informasi tersebut semakin tersedia. Internet dapat membantu perusahaan menciptajan dan mendapatkan keuntungan dengan cara-cara baru melalui penambahan nilai pada produk dan layanan yang ada, atau dengan menyediakan fondasi bagi produk dan layanan baru. Banyak model bisnis yang berbeda untuk e-commerce di internet telah bermunculan, termasuk toko virtual, perantara informasi, perantara transaksi, ruang pasar internet, penyedia layanan online, komunitas virtual dan portal.

  1. Menjelaskan Berbagai Jenis E-commerce Dan Bagaimana E-commerce Telah Mengubah Cara Menjual Dan Transaksi Bisnis Ke Bisnis.

Tiga jenis e-commerce yang utama adalah bisnis ke konsumen (B2C), bisnis ke bisnis (B2B) dan konsumen ke konsumen (C2C). Internet memberikan serangkaian teknologi yang tersedia secara universal untuk e-commerce yang dapat digunakan untuk menciptakan saluran-saluran baru untuk pemasaran, penjualan, dukungan pelanggan dan untuk menghilangkan perantara dalam transaksi jual beli. Perusahaan dapat mengurangi biaya dan meningkatkan layanan konsumen menggunakan situs web, juga termasuk e-mail dan bahkan akses telepon ke pusat layanan konsumen untuk meyediakan informasi yang bermanfaat. 

  1. Pengevaluasi Peranan E-commerce Dalam Bisnis Dan Menjelaskan Aplikasi-Aplikasi E-commerce yang terpenting.

E-commerce menggunakan internet dalam pembelian produk dan layanan selain juga menyampaikan pesan mengunakan perangkat mobile nirkabel. E-commerce sesuai dengan aplikasi berbasis lokasi. Portal nirkabel (portal bergerak) menyediakan berbagai muatan dan layanan yang mengoptimalkan perangkat mobile untuk mengarahkan pengguna kepada informasi. E-commerce dapat memanfaatkan sistem pembayaran yang memiliki interoperabilitas untuk perangkat-perangkat nirkabel dan mempercepat jaringan nirkabel untuk mendukung komunikasi data yang lebih lengkap.

  1. Membandingkan Beberapa Sistem Pembayaran Utama Untuk E-commerce.

Sistem-sistem pembayaran elektronik yang mendasar untuk e-commerce adalah sistem pembayaran kartu kredit digital, dompet digital, sistem pembayaran digital dengan saldo terakumulasi, sistem pembayaran nilai tersimpan, uang tunai digital, sistem pembayaran rekan ke rekan, cek digital, dan sistem pembayaran dan penyampaian tagihan elektronik.

Rangkuman BAB 5 : Infrastruktur TI dan Kemunculan Teknologi

Ditulis oleh:bagjaanugrah | Dalam Uncategorized | Pada 20-12-2016

0

INFRASTRUKTUR TI

5.1.1 Mendefinisikan Infrastruktur TI

Infrastruktur TI terdiri atas sekumpulan perangkat dan aplikasi peranti lunak yang dibutuhkan untuk menjalankan suatu perusahaan besar secara keseluruhan. Namun infrastruktur TI juga merupakan sekumpulan layanan firmwide (mencakup seluruh perusahaan) yang dianggarkan oleh pihak manajemen dan terdiri atas kapabilitas manusia dan kapabilitas teknis.

 

5.1.2 Evolusi Infrastuktur TI

Infrastuktur TI di dalam organisasi saat ini merupakan hasil dari evolusi selama lebih dari 50 tahun di dalam platform komputasi. Terdapat lima tahap dalam evolusi ini, yaitu mesin akuntansi elektronik, mainframe umum dan komputasi minikomputer, PC, jaringan klien/server, dan komputasi perusahaan dan internet.

  • Tujuan Umum Mainframedan komputer mini Era: (1959 sampai sekrang)

Pengenalan IBM 1401 dan 7090 mesin transistorized pada tahun 1959 menandai awal penggunaan komersial luas dari komputer mainframe. Pada tahun 1965, komputer mainframe yang benar-benar datang ke sendiri dengan pengenalan dari seri IBM 360. 360 adalah komputer komersial pertama dengan kuat sistem operasi yang dapat memberikan pembagian waktu, multitasking, dan virtual memori dalam model yang lebih maju. IBM memiliki didominasi komputasi mainframe dari titik ini.

Era mainframe adalah periode komputasi yang sangat terpusat di bawah kontrol programmer profesional dan operator sistem (biasanya dalam perusahaan data center), dengan sebagian besar elemen infrastruktur yang disediakan oleh satu penjual, produsen perangkat keras dan perangkat lunak.

  • Personal Computer Era: 1981

Meskipun pertama komputer benar-benar pribadi (PC) muncul pada 1970-an (yang Xerox Alto, MITS Altair 8800, dan Apple I dan II, untuk beberapa nama), ini mesin hanya distribusi untuk penggemar komputer terbatas. Penampilan PC IBM pada tahun 1981 biasanya dianggap sebagai awal era PC karena mesin ini adalah yang pertama untuk diadopsi secara luas oleh bisnis Amerika. Pada awalnya menggunakan sistem operasi DOS, bahasa perintah berbasis teks, dan kemudian sistem operasi Microsoft Windows, komputer Wintel PC (Windows perangkat lunak sistem operasi pada komputer dengan prosesor Intel mikroprosesor) menjadi standar desktop komputer pribadi.

  • Client / Server Era (1983 sampai sekarang)

Dalam komputasi client / server, komputer desktop atau laptop yang disebut klien jaringan komputer server yang kuat yang menyediakan komputer klien dengan berbagai layanan dan kemampuan. Pekerjaan pemrosesan komputer dibagi antara kedua jenis mesin. Klien adalah titik pengguna masuk, sedangkan server biasanya proses dan toko bersama data, menyajikan Web halaman, atau mengelola kegiatan jaringan. Istilah “server” mengacu pada kedua aplikasi perangkat lunak dan komputer fisik di mana perangkat lunak jaringan berjalan.

  • Perusahaan Computing Era (1992 sampai sekarang)

Pada awal 1990-an, perusahaan beralih ke standar jaringan dan perangkat lunak yang dapat mengintegrasikan jaringan yang berbeda dan aplikasi di seluruh perusahaan ke infrastruktur perusahaan-lebar. Sebagai Internet berkembang menjadi Situs lingkungan komunikasi setelah tahun 1995, perusahaan bisnis mulai serius menggunakan Transmission Control Protocol / Internet Protocol (TCP / IP) jaringan.

  • Cloud Computing dan Mobile Era (2000 sampai sekarang)

Daya bandwidth tumbuh dari Internet telah mendorong klien / server memodelkan satu langkah lebih jauh, menuju apa yang disebut “Cloud Computing Model.” Cloud computing mengacu pada model komputasi yang menyediakan akses ke kolam renang bersama sumber daya komputasi (komputer, penyimpanan, aplikasi, dan jasa), melalui jaringan, sering internet. Ini “awan” komputasi sumber daya dapat diakses pada dasar yang dibutuhkan dari setiap perangkat yang terhubung dan lokasi.

5.1.3 Penggerak Teknologi Dari Evolusi Infrastruktur

Perubahan infrastruktur TI yang baru dijelaskan telah menghasilkan perkembangan dalam pemrosesan komputer, chip memori, perangkat penyimpanan, telekomunikasi, dan jaringan peranti keras dan peranti lunak, dan rancangan peranti lunak yang telah meningkatkan daya komputasi secara eksponensial sementara mengurangi biaya juga secara eksponensial.

  • Hukum Moore dan Daya Pemrosesan Mikro

Sejak chip mikroprosesor pertama dikenalkan pada tahun 1959, jumlah komponen pada sebuah chip dengan biaya produksi per komponen yang terkecil (pada umunya transistor) akan menjadi dua kali lipat setiap tahunnya. Pernyataan ini menjadi dasar dari Hukum Moore. Hukum ini kemudian diimplementasikan dalam beberapa cara. Setidaknya ada tiga variasi dari hukum Moore, tidak ada satu pun yang pernah dikemukakan sendiri oleh Moore: (1) kekuatan mikroprosesor menjadi dua kali lipat setiap 18 bulan (Gates, 1997); (2) kekuatan komputasi menjadi dua kali lipat setiap 18 bulan; dan (3) harga komputasi berkurang setiap 18 bulan.

Penghambat lainnya di masa mendatang dalam hal peningkatan kecepatan mikroprosesor adalah minat konsumen pada konsumsi daya yang rendah untuk baterai yang tahan lama dan ringan untuk meningkatkan portabilitas komputer laptor dan komputer genggam.

  • Hukum Penyimpanan Digital Besar

Penggerak teknologi kedua yang mengubah infrastruktur TI adalah Hukum Penyimpanan yang Digital Besar (Law of mass Digital Store). Dunia memproduksi sebanyak 5 exabyte informasi unik per tahun. Jumlah informasi digital kurang lebih menjadi dua kali lipat setiap tahunnya (Lyman dan varian, 2003). Hampir semua pertumbuhan informasi ini melibatkan penyimpanan magnetik dari data digital, dan dokumen yang tercetak hanya merupakan 0,003 persen dari total pertumbuhan per tahunnya.

  • Hukum Metcalfe dan Ekonomi Jaringan

Hukum ini  mengatakan bahwa nilai atau kekuatan dari jaringan bertumbuh secara eksponensial sebagai fungsi dari jumlah anggota jaringan tersebut. Metcalfe dan yang lainnya menunjukkan peningkatan pengembalian terhadap skala yang didapatkan oleh para anggota jaringan seiring dengan semakin banyaknya orang yang tergabung ke dalam jaringan tersebut. Karena jumlah anggota dalam sebuah jaringan bertumbuh secara lienar, nilai dari keseluruhan sistem bertumbuh secara eksponensial dan terus bertumbuh selamanya seiring bertambahnya anggota.

  • Mengurangi Biaya Komunikasi dan Internet

Penggerak teknologi selanjutnya yang mengubah infrastruktur TI adalah berkurangnya biaya komunikasi dengan cepat dan pertumbuhan ukuran internet secara eksponensial. Diperkirakan 1,1 miliar manusia di seluruh dunia saat ini memiliki akses internet. Ada satu ilustrasi penurunan biaya telekomunikasi secara eksponensial untuk internet dan jaringan telepon. Karena biaya komunikasi menurun menjadi sangat kecil dan mendekati angka 0, penggunaan fasilitas komunikasi dan komputasi meledak.

 

5.2 Komponen Infrastruktur

Infrastruktur TI saat ini menghasilkan tujuh komponen utama, yaitu manajemen dan penyimpanan data, platform internet, platform peranti keras komputer platform sistem operasi, aplikasi peranti lunak perusahaan (termasuk middleware), jaringan/telekomunikasi, konsultan dan integrator sistem.

 

 

5.3 Evolusi Platform Perangkat Keras Kontemporer

Meledak daya perangkat keras komputer dan jaringan teknologi memiliki dramatis mengubah cara bisnis mengatur daya komputasi mereka, menempatkan lebih dari kekuatan ini pada jaringan dan perangkat genggam mobile. Kami melihat tujuh tren hardware: platform digital muncul mobile, komputasi grid, virtualisasi, cloud computing, komputasi hijau, kinerja tinggi / powersaving prosesor, dan komputasi otonom.

 

5.4 Evolusi Platform Perangkat Lunak Kontemporer

Ada empat tema utama dalam evolusi platform perangkat lunak kontemporer:

  • Linuxdan Sumber Perangkat lunak terbuka
  • JavadanAjax
  • layanan Web danarsitektur berorientasi layanan
  • Software outsourcingdanlayanan

 

5.5 Isu Manajemen

Menciptakan dan mengatur infrastruktur TI yang koheren memunculkan berbagai tantangan: menghadapi skalabilitas dan perubahan teknologi, manajemen dan tata kelola, dan membuat investasi infrastruktur secara bijak.

5.5.1 Menghadapi Platform Dan Infrastruktur Ganti

Skalabilitas mengacu pada kemampuan komputer, produk, atau sistem untuk memperluas ke melayani sejumlah besar pengguna tanpa mogok. Aplikasi baru, merger dan akuisisi, dan perubahan volume usaha semua komputer dampak beban kerja dan harus dipertimbangkan ketika merencanakan kapasitas hardware. Perusahaan menggunakan komputasi dan komputasi awan platform mobile akan membutuhkan kebijakan dan prosedur baru untuk mengelola platform ini. Mereka akan perlu persediaan semua perangkat mobile mereka digunakan bisnis dan mengembangkan kebijakan dan alat untuk pelacakan, memperbarui, dan mengamankan mereka dan untuk mengendalikan data dan aplikasi yang berjalan pada mereka.

5.5.2 Manajemen Dan Pemerintahan

Masalah lama antara manajer sistem informasi dan CEO telah pertanyaan tentang siapa yang akan mengontrol dan mengelola infrastruktur TI perusahaan. Pertanyaan penting lainnya tentang tata kelola TI adalah: Haruskah departemen dan divisi memiliki tanggung jawab untuk membuat informasi mereka sendiri keputusan teknologi atau harus IT infrastruktur dikontrol terpusat dan berhasil? Apa hubungan antara sistem informasi pusat manajemen dan unit bisnis sistem informasi manajemen? Bagaimana akan biaya infrastruktur dialokasikan antara unit-unit bisnis? Setiap organisasi akan harus tiba di jawaban berdasarkan kebutuhan sendiri.

5.5.3 Pembuatan Keinginan Investasi Infrastruktur

Infrastruktur TI adalah investasi besar bagi perusahaan. Jika terlalu banyak dihabiskan untuk
infrastruktur, terletak menganggur dan merupakan hambatan pada kinerja keuangan perusahaan. Jika terlalu sedikit dihabiskan, layanan bisnis penting tidak dapat disampaikan dan pesaing perusahaan (yang menghabiskan jumlah yang tepat) akan mengungguli underinvesting yang perusahaan.

  • Total Biaya Kepemilikan Aset Teknologi

Dalam membuat standarisasi, pengeluaran perusahaan Anda dengan pengeluaran untuk infrastruktur TI pesaing Anda, Anda perlu memerhatikan berbagai jenis biaya. Biaya yang sesungguhnya untuk memiliki sumber daya teknologi meliputi biaya untuk mendapatkan dan memasang peranti keras dan peranti lunak, selain juga administrasi untuk melakukan upgrade. Model biaya total kepemilikan dapat digunakan untuk menganalisis biaya langsung dan tak langsung tersebut untuk membantu perusahaan menentukan biaya yang sesungguhnya dan implementasi teknologi tertentu.

Pada saat semua biaya komponen ini diperhatikan, TCO untuk sebuah PC dapat menjadi tiga kali lipat dari harga pembelian perlengkapan tersebut pertama kalinya. Beberapa biaya administrasi dapat dikurangi melalui pengelolaan yang lebih baik. Banyak perusahaan besar terbebani oleh peranti keras dan peranti lunak yang berlebihan itu karena setiap departemen dan divisinya telah diperbolehkan untuk membeli teknologi.

Perusahaan-perusahaan seperti ini dapat mengurangi TCO melalui sentralisasi dan standarisasi sumber peranti keras dan peranti lunak. Perusahaan dapat mengurangi jumlah staf sistem informasi yang dibutuhkan untuk mendukung infrastruktur jika perusahaan ingin meminimalkan jumlah model komputer yang berbeda dan bagian-bagian peranti lunak yang boleh dipakai karyawan. Pada infrastruktur terpusat, sistem dapat diatur dari lokasi pusat dan penyelesaian masalah dapat ditampilkan dari lokasi tersebut.

  • Model-Kekuatan Kompetitif untuk Investasi Infrastruktur TI

Ada beberapa pertanyaan yang dapat mengilustrasikan kekuatan kompetitif, diantaranya permintaan pasar untuk layanan perusahaan Anda, strategi bisnis perusahaan Anda, Strategi, infrastruktur, dan biaya teknologi informasi (TI) perusahaan Anda, penilaian teknologi informasi, layanan yang diberikan para pesaing, investasi infrastruktur TI pesaing.

 

Sumber : Loudon P.Jane and Loudon C.Kenneth .(2012).Chapter 5: IT Infrastructure and Emerging Technologies. Loudon P.Jane and Loudon C.Kenneth .Management Information System.Twelfth Edition. Prentice Hall

Rangkuman BAB 4 : Etika dan Isu Sosial Dalam Sistem Informasi

Ditulis oleh:bagjaanugrah | Dalam Uncategorized | Pada 20-12-2016

0

Memahami Isu Etika dan Sosial yang Terkait Dengan Sistem Informasi

Etika (ethics) merujuk pada sebuah prinsip benar dan salah yang digunakan seseorang, yang bertindak sebagai pelaku moral yang bebas, untuk membuat keputusan untuk mengarahkan pelakunya.

Permasalahan etika dalam sistem informasi telah memberikan desakan baru dengan semakin maraknya penggunaan internet dan perdagangan elektronik.

Permasalahan etika yang mendesak lainnya yang disebabkan oleh sistem informasi adalah menciptakan akuntabilitas atas konsekuensi sistem informasi, menetapkan standar untuk kualitas sistem pengamanan yang melindungi keamanan individu dan masyarakat, dan melindungi nilai dan institusi yang sangat penting bagi kualitas hidup dalam masyarakat informasi.

 

MODEL PEMIKIRAN TENTANG ISU ETIKA, SOSIAL, DAN POLITIS

Isu etika, sosial, dan politik sangat terkait satu dengan yang lainnya. Dilema etika yang mungkin anda hadapi sebagai seorang manajer sistem informasi biasanya timbul dalam perdebatan sosial dan politik. Pengenalan teknologi informasi yang baru memiliki dampak yang seperti gelombang, menimbulkan isu etika, sosial, dan politis baru yang harus ditangani ditingkat individu, sosial, dan politis. Isu ini memiliki lima dimensi moral: hak dan kewajiban informasi, hak dan kewajiban kepemilikan,kualitas sistem, kualitas hidup, dan akuntabilitas dan pengendalian.

Model ini dapat digunakan untuk menggambarkan dinamika yang menghubungkan isu etika, sosial dan plotis. Model ini juga bermanfaat untuk mengidentifikasi dimensi moral yang utama dari teknologi informasi, yang saling melintasi berbagai tingkatan tindakan individu, sosial, dan politis.

 

LIMA DIMENSI MORAL ERA INFORMASI

Isu etika, sosial, dan politis utama yang muncul oleh adanya sistem informasi mencakup dimensi moral berikut :

 

       Hak dan Kewajiban informasi . Hak informasi apa yang dimiliki individu dan organisasi? Apa yang dapat dilindungi hak tersebut? Apakah kewajiban individu dan organisasi yang berkaitan dengan informasi ini?

       Kepemilikan hak dan kewajiban. Bagaimana hak kekayaan intelektual pribadi tradisional dilindungi dalam sebuah masyarakat digital dimana melacak dan menghitung hak kepemilikan sulit dilakukan dan mengabaikan hak-hak pribadi menjadi sangat mudah?

       Akuntabilitas dan pengandalian. Siapa yang dapat dan akan dituntut akuntabilitas dan tanggung jawabnya atas bahaya-bahaya yang terjadi dari informasi individu dan kolektif serta  hak-hak pribadi?

       Kualitas sistem. Standar kualitas sistem dan data apakah yang harus dipenuhi untuk melindungi hak pribadi dan keamanan masyarakat?

       Kualitas hidup. Nilai apa yang harus dilindungi dalam sebuh masyarakat yang didasarkan pengetahuan dan teknologi? Institusi mana yang harus dilindungi dari kejahatan? Nilai dan praktik budaya mana yang harus didukung oleh teknologi informasi yang baru?

 

TREN TEKNOLOGI UTAMA YANG MEMUNCULKAN ISU ETIKA

Ada empat tren teknologi utama yang bertanggung jawab atas tekanan-tekanan etika ini, yaitu:

       Kecepatan komputasi belipat dua kali setiap 18 bulan, Pengaruh → Banyak organisasi bergantung pada sistem komputer untuk operasi yang penting.

       Biaya penyimpanan data menurun dengan cepat, Pengaruh → perusahaan dapat dengan mudah memelihara secara terperinci masing-masing basis datanya.

       Kemajuan analisis data, Pengaruh →  perusahaan dapat menganalisis data berukuran besar yang diperoleh secara terpisah untuk mengembangkan profil yang terperinci aas perikau individu.

       Kemajuan jaringan dan internet, Pengaruh → menyalin data dari lokasi ke lokasi yang lain dan mendapatkan data pribadi dari lokasi yang jauh menjadi sangat mudah.

Kemajuan dalam penyimpanan data telah menyebabkan kejahatan rutin atas privasi individu menjadi murah dan efektif. Siste penyimpanan data yang besar telah cukup murah untuk suatu daerah dan bahkan perusahaan eceran lokal menggunakannya dalam mengidentifikasi pelanggannya.

Penggunaan komputer untuk menggabungkan data dari sumber yang banyak ini dan menghasilkan dokumen elektronik berisi informasi perorangan yang terperinci disebut profiling.

 

Sebuah teknologi analisis data terbaru yang disebut nonobvious relationship awareness (NORA) telah memberikan lebih banyak kapasitas profiling bagi sektor swasta dan pemerintah. NORA dapat mengambil informasi tentang seseorang dari berbagai sumber yang terpisah, seperti aplikasi karyawan, catatan telepon, daftar pelanggan, dan daftar orang-orang yang dicari. Dan mengaitkan hubungan untuk memperoleh koneksi tersembunyi yang tidak jelas yang mungkin dapat membantu mengedintifikasi pelaku kejahatan atau teroris.

Perkembanagn jaringan komunikasi digital dunia yang secara luas tersedia untuk individu dan perusahaan menimbulkan banyak perhatian etika dan sosial.

 

ETIKA DALAM MASYARAKAT INFORMASI

Etika adalah suatu masalah bagi manusia yang memiliki kebebasan untuk memilih. Etika adalah tentang pilihan masing-masing orang.

KONSEP DASAR: TANGGUNG JAWAB, AKUNTABILITAS, DAN LIABILITAS

Pilihan etika adalah keputusan yang dibuat oleh setiap orang yang akan bertanggung jawab untuk setiap konsekuensi yang timbul dari tindakannya. Tanggung jawab (responsibility) adalah sebuah elemen penting dari tindakan etika.

Akuntabilitas (accountability) adalah ciri-ciri dari sistem dan institusi sosial: ini berarti bahwa ada mekanisme yang menetukan siapa yang melakukan tindakan yang bertanggung jawab, siapa yang bertanggung jawab.

Liabilitas (liability) adalah ciri dari sistem politis dimana suatu badan hukum mengambil peranan yang memberi izin kepada individu untuk memperbaiki kerugian yang disebabkan oleh pelaku,sistem atau organisasi lain.

 

 

 

 

ANALISIS ETIKA

Ketika dihadapkan pada situasi yang tampaknya memunculkan isu etika,bagaimana sehatusnya anda menganalisis masalah ini? Proses lima langkah berikut dapat membantu.

  1. Identifikasi dan jelaskan faktanya dengan jelas.
  2. Didefinisikan konflik atau dilemanya dan identifikasi nilai-nilai luhur yang terlibat.
  3. Identifikasi pihak-pihak yang berkepentingannya.
  4. Identifikasi pilihan yang dapat anda ambil denagn beralasan.
  5. Identifikasi potensi konsekuensi dari pilihan anda.

 

PRINSIP ETIKA KANDIDAT

  1. Perlakuan orang lain seperti apa yang anda harapkan dari orang lain (Golden Rule).
  2. Jika sebuah tindakan tidak baik untuk dilakukan oleh semua orang, tindakan itu tidak baik untuk dilakukan oleh siapapun juga.
  3. Jika sebuah tindakan tidak tepat dilakukan berulang-ulang, tindakan ini tidak tepat diambil.
  4. Ambil tindakan yang dapat mencapai sebuah nilai yang lebih besar atau luhur.
  5. Ambil sebuah tindakan yang menghasilkan potensi bahaya atau biaya yang paling sedikit.
  6. Asumsikan bahwa sebenarnya semua objek nyata dan tidak nyata dimiliki oleh seseorang kecuali jika ada pernyataan khusus yang lain (disebut dengan aturan etika “tidak ada makan siang gratis”ethical “no free lunch” rule).

 

 

HAK INFORMASI: PRIVASI DAN KEBEBASAN DI ERA INTERNET

Privasi adalah klaim individu untuk dibiarkan sendiri, bebas dari pengawasan atau intervensi dari individu atau organisasi lain,termasuk negara.

 

HAK KEKAYAAN: KEKAYAAN INTELEKTUAL

Kekayaan intelektual dilindungi oleh berbagai perlindungan dalam tiga tradisi sah yang berbeda yaitu Rahasia dagang, Hak cipta, dan Hak paten.

 

Rangkumam BAB 3 : Sistem Informasi, Organisasi dan Strategi

Ditulis oleh:bagjaanugrah | Dalam Uncategorized | Pada 20-12-2016

0

3.1  PERUSAHAAN DAN SISTEM ORGANISASI

Sistem informasi dan peusahaa

n saling memperngaruhi. Sistem informasi dibuat oleh manajer untuk mengembangkan perusahaan.

APA ITU ORGANISASI?

Organisasi adalah struktur sosial yang formal dan stabil yang berasal dari lingkungan dan memproses sumber daya tersebut untuk mengahsilkan output. Sebuah organisasi itu lebih stabil dibandingkan dengan tim tidk formal dilihat dari sisi jangka waktu dan rutinitas. Organisasi adalah wujud legal yang bersifat formal dengan peraturan dan prosedur internal yang harus ditegakkan oleh hukum.  Lalu bagaimana definisi organisasi ini berhubungan sistem informasi? Secara teknis perusahaan mendorong kita untuk fokus bagimana mengkombinasikan input untuk menciptakan output disaat teknologi berubah. Perubahan teknologi membutuhkan perubahan pada orang-orang yang memiliki dan mengendalikan informasi, yang memiliki hak untuk mengakses dan  memperbarui informas.

 KEISTIMEWAAN PERUSAHAAN

Perusahaan terfokus pada prinsip efisiensi: memaksimalkan output menggunakan input yang terbatas. Keistimewaan-keistimewan ini mempengaruhi jenis-jenis sistem informasi yang digunakann oleh perusahaan.

Rutinitas dan Proses Bisnis

  • Rutinitas adalah peratur an seksama, prosedur dan kebiasaan yang secara virtual menanggulangi semua situasi yang diperkirakan.
  • Karyawan belaar dari rutinitas-rutinitas tersebut, sehingga menjadi produktif dan efisien dan perusahaan sanggup untuk menrunkan biaya seiring naiknya efisiensi.

Politik Perusahaan

  • Orang-orang di perusahaan secara lami memiliki pandangan yang berbeda-beda tentng bagaimana sumber daya, penghargaan dan hukuman yang didistribusikan

Kebudayaan Perusahaan

  • Semua orang memiliki angggapa n dasar, anggapan yang tiak terbantahkan dan anggapan yang tidak usah dipertanyakan lagi yang mendefinisikan tujuan dan prodak mereka.
  • Anggapa-anggapan tersebut adalah apa yang akan perusahaan produksi, bagaimana emproduksinya, dimana dan untuk apa
  • Anggapan-anggapan yang diublikasikan
  • Kebudayaan perusahaan bisa dilihat dari lingkungan sekitar perusahaan itu sendiri

Lingkungan perusahaan

  • Erusahaan dan lingkungan memiliki hubungan timbal balik
  • Perusahaan itu bergantung dan terbuka pada lingkungan secara fisik dan sosial
  • Lingkungan pada umumnya b erubah lebih cepat daripada perusahaan
  • Peran sistem informasi dalam mebantu perusahaan menerima perbuahan di lingkungannya

Struktur perusahaan

  • Semua perusahaan memiliki bentuk strukturnya masing-masing
  • Jenis sistem informasi yang dtemukan di perusahaan bisnis seingkali mencerminkan tipe struktur perusahaannya

 

3.2  BAGAIMANA SISTEM INFORMASI MEMPENGARUHI ORGANISASI DAN PERUSAHAAN BISNIS

PENGARUH EKONOMI

Dari sisi ekonomi, teknologi informasi mengubah jumlah modal dan biaya informasi. Sistem informsi bisa dikategorikan sebagai sektor produksi yang bisa dikurangi untuk modal dan kemajuan tradisional. Disaat biaya teknologi informasi menurun, makan akan mengurangi pekerja, yang mana akan menaikkan biaya.

Disaat biaya teknologi informasi naik, maka modal pun akan naik, sehingga kita harus mendorong manajer untuk menaikkan investsinya di teknologi informasi. Teknologi informasi juga secara kasat mata mempengaruhi biaya dan kualitas informasi. Teknologi informasi membantu perusahaan memperkecil krena bisa menurunkan biaya transaksi teknologi informsi tertuama denan menggunakan network, dapat membantu perusahaan menurunkan biaya transaksi.

PERUSAHAAN DAN PEGARUH TINGKAH LAKU

Teknologi Informasi Menjsejajarkan Perusahaan

  • Peneliti tingkah laku menteorikan bahwa tekologi informsi memfasilitasi perataan hirarki dengan melebarkan distribusi informasi untuk mendukung karyawan tingkat bawah dan menaikkan efisiensi manajemen
  • Karena manajer sekarang menerima lebih banyak informsi yang akurat, sehingga lebih cepat dalam mengambil keutusan sehingga hanya beberapa manajer saja yang dibuthkan
  • Banyak perusahaan yang mengeiminasi ribuan manajer tengah sebagai hasil dari perubahan-perubahan tersebut

Perusahaan

  • Bentuk perusahaan merata karena pekerjaprofesional cenderung untuk mengatur sendiri dan harus lebih terdesentralisasikan

Memahami Daya Tahan Perusahaan terhadap Perubahan

  • Banyak sistem informasi baru yang emerlukan perubahan secara personal, rutinitas yang cukup kerasa untuk terlibat dan membutuhkan pelatihan lang dan usaha tambahan karena sistem informsi secara potensial mengubah struktur organisasi (perusahaan), budaya, proses bisnis dan strategi

INTERNET DAN PERUSAHAAN

Bisnis denga cepat membangun kembali kunci proses bisnis mereka brdasarkan teknologi informasi dan membuat teknolohi ini menjadi komponen

3.3  MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI UNTUK MENDAPATKAN KEUNTUNGAN DAYA SAING

Perusahaan yang “melakukan lebih baik” daripda yang lain dikatakan memiliki keuntungan daya saing dibanding yang lain: mereka memiliki akses ke suber daya itimewa yang lain tidak punya atau mereka dapat menggunakan sumber aya yang ada lebih efisien.

MODEL PERSAINGAN PORTER

Saingan Tradisional

  • semua perusahaan memiliki lahan pasar dan pesaing lainnya yang terus menerus berfikiran baru, cara yang lebih efisien untuk memproduksi dengan memperkenalkan barang dan jasa, dan usaha untuk menarik konsumen dengan mengembangkan merk mereka lebih inovatif.

Pengikut Pasar Baru

  • Kelebihan pasar baru: perusahaan-perusahaan tersebut tidak terkunci dalam peralatan kuno dan lebih sering mempekerjakan pekerja yang lebih muda yang tidak terlalu mahal dan mungin lebih inofativ

Kekurangan

  • Mereka tergantung pada luas untuk penanaman modal dan peralatan baru

Pengganti Barang dan Jasa

  • Ada pengganti yang para pelanggan mungkin gunakan jika harga terllu tinggi
  • Semakin banyak barang dan jasa pengganti, semakin sedikit untuk mengedalikan harga dan semakin rendah profit marginnya

Pelanggan

  • Perusahaan yang menguntungkan bergantung pada ukuran kesanggupan mereka untuk menarik dan mempertahankan pelanggan

Pemasok

  • Kekuatan pasar emasok dapat memiliki pengaruh yang signifikan untuk keuntungan perusahaan, terutama disaat perusahaan tidak bisa menaikkan harga secepat pemsok
  • Semakin berbeda-beda pemasok yang dimiliki perusahaan, semakin besar pengendaliannya terhadap pemasok dari sisi harga, kualitas dan jadwal pengiriman

STRATEGI SISTEM INFORMASI TERHADAP URUSANNYA DENGAN KEKUATAN DAYA SAING

  • Kepemimpinan Berbiaya Rendah
  • Gunakan sistem informasi untuk menapatkan operasional termurah dan harga termurah
  • Diferensiasi Prodak
  • Gunakan sistem informasi untuk memungkinkan barang dan jasa baru, atau mengubah kenyamanan konsumen dalam penggunaan barang dan jasa yang sudah ada
  • Memperkuat Hubungan dengan Pelanggan dan Pemasok
  • Beberapa perusahaan menggunakan sistem informasi untuk akses fasiltas langsung oleh pemasok ke jadwal produksi bahkan mengizinkan pemaso untuk memutuskan bagaimana dan kapan mengirimakn persediaan ke pabrik
  • Fokus terhadap Sudut Pasar
  • Gunakan sistem informasi untuk memungkinakn sebuah pusat pasar yang spesifik & menjalanakn target ini lebih baik dari pesaing

DAMPAK INTERNET TERHADAP KEUNTUNGAN

Internet menciptakan pasar baru, membentuk bibit beribu-ribu prodak dan jasa baru, model bisnis dan menyediakan kesepatan baru untuk membangun merk dengan basis pelanggan yang banyak dan setia

THE BUSINESS VALUE CHAIN MODEL

Menunjukkan aktifitas yang spesifik dalam bisnis dimana strategi persaingan paling baik diterapkan dan dmana sistem informasi mmungkinkan memiliki dampak strategis. TBVCM ini dikategorikan menjadi 2 yaitu aktivitas primer dan aktivitas pendukung

  • Aktivtas primer: Terkit dengan distibursi dan produksi barang dan jasa yang mendapatkan nilai bagi pelanggan
  • Aktivitas pendukung: membuat pengriman aktivitas primer

3.4  MENGGUNAKAN SISTEM UNTUK KEUNTUNGAN PERSAINGAN: PERSOALAN MANAJEMEN

MENOPANG KEUNTUNGAN PERSAINGAN

Sistem pada umumnya cenderung strategis dan seringkali menjadi alat untuk pertahanan, diperlukan oleh setiap perusahaan untuk berthan dalam bisnis, atau mereka mungkin menghalangi perusahaan untuk membuat perubahan strategi untuk keuksesan masa depan

BERBARIS DENGAN TUJUAN BISNIS

Penelitian teknologi informasi dan performa bisnis menemukan bahwa:

  • Semakin sukses perusahaan dapat membariskan teknologi informasi dengan tujuan bisnisnya, maka semakin menguntungkan

MENGATUR PERALIHAN STRATEGI

Perubahan teknis sosial berdampak pada teknis dan sosial elemen di perusahaan.

Rangkuman BAB 2 : Global E-Business and Collaboration

Ditulis oleh:bagjaanugrah | Dalam Uncategorized | Pada 20-12-2016

0

  • PROSES BISNIS DAN SISTEM INFORMASI
    PROSES BISNIS
    Sistem informasi adalah proses meningkatkan bisnis yang terletak pada inti bisnis. Proses bisnis mengacu kepada metode dimana pekerjaan dikelola, dikoordinasikan, dan difokuskan untuk memproduksi produk atau jasa yang bernilai.
    Proses bisnis adalah arus kerja dari bahan baku, informasi dan pengetahuan seperangkat aktifitas. Proses bisnis juga mengacu kepada cara unik dimana manajemen untuk memilih mengoordinasikan pekerjaan.
    Salah satu tujuan utama dari sistem informasi adalah untuk memungkinkan proses bisnis yang sangat efisien. Kinerja perusahaan tergantung kepada seberapa baik proses bisnis dirancang dan dikoordinasikan.
    Banyak proses bisnis yang terikat dengan wilayah fungsional tertentu. Contohnya pada wilayah fungsional keuangan dan akuntansi, proses bisnisnya meliputi membayar kreditor, membuat laporan keuangan, dan mengelola akun kas. Keseluruhan proses tersebut membutuhkan sistem informasi untuk menjadi lebih efisien.
    Contoh, hampir semua bisnis memiliki cara untuk mempekerjakan karyawannya. Proses mempekerjakan karyawan inilah yang disebut dengan proses bisnis dalam pengertian bahwa hal ini adalah seperangkat aktivitas yang digunakan perusahaan untuk mempekerjakan karyawan baru.
    Lebih jauh lagi, kinerja perusahaan tergantung kepada seberapa baik proses bisnisdirancang dan dikoordinasikan. Banyak proses Bisnis yang terkait dengan wilayah fungsional tertentu, sebagai contoh, fungsi penjualan dan pemasaran akan bertanggungjawab untuk mempekerjakan karyawan.
    Contoh Proses Bisnis Fungsional
    Wilayah Fungsional Proses Bisnis
    • Manufaktur dan Produksi Menggabungkan Produk
    • Mengecek Kualitas
    • Membuat tagihan Bahan Baku
    • Penjualan dan pemasaran Mengenali Pelanggan
    • Membuat pelanggan sadar akan produk
    • Menjual produk
    • Keuangan dan akutansi Membayar Kreditor
    • Membuat laporan keuangan
    • Mengeola Akun kas
    • Sumber daya Manusia Mempekerjakan Pelanggan
    • Mengevaluasi Kinerja pekerjaan karyawan
    • Melibatkan karyawan pada rencana manfaat

 

BAGAIMANA TEKNOLOGI INFORMASI DAPAT MENINGKATKAN PROSES BISNIS : EFESIENSI DAN PERUBAHAN
Bagaimana tepatnya sistem informasi meningkatkan proses bisnis? Dua cara yang utama adalah : meningkatkan efesiensi proses yang telah ada dan memungkinkan keseluruhan proses baru yang memungkinkan merubah bisnis. Dengan kata lain, informasi dapat memungkinkan secara keseluruhan proses bisnis yang baru. Informasi bahkan dapat mengubah cara bisnis bekerja dan mendorong model bisnis yang sepenuhnya baru. Karena itu mengapa sangat penting untuk memerhatikan proses bisnis, baik pada kelas sisitem informasi.
Cara utama sistem informasi meningkatkan proses bisnis adalah meningkatkan efesiensi proses yang telah ada dan memungkinkan keseluruhan proses baru yang memungkinkan merubah bisnis.
Sistem informasi mengotomatiskan banyak tahap pada proses bisnisyang sebelumnya dilakukan secara manual. Teknologi baru dapat mengubah arus informasi, menggantikan langkah berurutan dengan tugas yang dapat dilakukan bersamaan secara paralel, dan menghilangkan penundaan pada pembuatan keputusan. Informasi dapat mengubah cara bisnis bekerja dan mendorong model bisnis yang sepenuhnya baru.

JENIS SISTEM INFORMASI BISNIS
Bisnis memliki 10 atau bahkan ratusan proses bisnis yang berbeda, karena terdapat orang-orang, keahlian, dan tingkatan yang berbeda pada organisasi.
Melihat pada seluruh sistem yang berbeda dari dua sudut pandang yaitu sudut pandang fungsional yang mengenali sistem berdasarkan fungsi bisnis utama, dan sudut pandang pilihan yang mengenali sistem sebagai kelompok organisasi utama yang dilayaninya.

  • SISTEM DARI SUDUT PANDANG FUNGSIONAL
    Sistem fungsional adalah jenis pertama sistem yang dikembangkan oleh perusahaan bisnis. Sistem ini terletak pada departemen khusus, seperti akuntansi, pemasaran dan penjualan, produksi, dan sumber daya manusia.
    Contoh sistem informasi penjualan dan pemasaran yaitu sistem pemrosesan pesanan dengan gambaran memasukkan, memproses dan melacak pesanan. Dengan kelompok yang dilayani adalah manajemen operasional dan karyawan.
  • .SISTEM PENJUALAN DAN PEMASARAN
    Fungsi penjualan dan pemasaran bertanggung jawab dalam menjual produk atau jasa organisasi. Pemasaran mengenali pelanggan produk atau jasa perusahaan, menentukan kebutuhan dan keinginan pelanggan, merencanakan dan mengembangkan produk, dan mengiklankan serta mempromosikan produk dan jasa tersebut. Penjualan berkaitan dengan menghubungi pelanggan, menjual produk dan jasa, mengambil pesanan, dan melanjutkan penjualan.
    Sistem penjualan dan pemasaran membantu manajemen senior untuk mengawasi pergerakan yang mempengaruhi produk baru dan kesempatan penjualan, mendukung perencanaan untuk produk dan jasa yang baru, dan mengawasi kinerja pesaing.
    Sistem penjualan dan pemasaran membantu manajemen menengah dengan mendukung penelitian pasardan dengan menganalisis kampanye periklanan dan promosi, keputusan penetapan harga, dan kinerja penjualan.
    Contoh sistem informasi penjualan yaitu sistem menangkap data penjualan pada saat penjualan terjadi guna membantu perusahaan mengawasi transaksi penjualan dan menyediakan informasi untuk membantu manajemen menganalisa tren penjualan dan efektivitas kampanye pemasaran.
  • SISTEM MANUFAKTUR DAN PRODUKSI
    Sistem manufaktur dan produksi berhubungan dengan perencanaan, pengembangan dan pemeliharaan fasilitas produksi, penetapan sasaran produksi, dan penjadwalan peralatan, fasilitas, bahan baku, dan tenaga kerja yang dibutuhkan untuk membentuk produk akhir.
    Kebanyakan sistem manufaktur dan produksi menggunakan sejenis sistem persediaan. Sistem membuat laporan yang memberikan informasi mengenai hal-hal seperti jumlah setiap barang yang tersedia, jumlah unit dari setiap barang untuk dipesan kembali, atau barang pada persediaan yang harus diisi kembali. Sehingga perusahaan dapat menggunakan formula untuk menghitung kuantitas yang paling tidak mahal untuk dipesan kembali yang disebut dengan jumlah pemesanan ekonomis (economic order quantity).
  • SISTEM KEUANGAN DAN AKUNTANSI
    Fungsi keuangan bertanggung jawab mengelola asset keuangan perusahaan seperti uang tunai, obligasi dan investasi lainnya untuk memaksimalkan pengembalian atas asset ini.
    Fungsi akuntansi bertanggung jawab menjaga dan mengelola catatan keuangan perusahaan –penerimaan, pembayaran, depresiasi, penggajian- untuk menghitung arus dana dalam perusahaan.
  • SISTEM SUMBER DAYA MANUSIA
    Fungsi sumber daya manusia bertanggung jawab untuk menarik, mengembangkan, dan mempertahankan tenaga kerja perusahaan. Sistem infomasi sumber daya manusia mendukung aktifitas seperti mengenali karyawan potensial, menjaga catatan lengkap mengenai karyawan yang ada, dan menciptakan program untuk mengembangkan bakat dan keahlian karyawan.
  • SISTEM DARI SUDUT PANDANG KONSTITUEN
    Sistem dari sudut pandang konstituen , merupakan sudut pandang yang memeriksa sistem dalam bentuk beragam tingkatan manajemen dan jenis keputusan yang didukungnya. Sertiap tingkatan memiliki kebutuhan informasi yang berbeda sesuai dengan tanggung jawab yang berbeda. Dan masing-masing dapat dilihat sebagai pilihan informasi utama.
  • SISTEM PEMROSESAN TRANSAKSI
    Sebuah Sistem Pemrosesan Transaksi (TPS) adalah sistem terkomputerisasi yang menjalankan dan mencatat transaksi rutin harian yang diperlukan untuk menjalankan bisnis, seperti memasukkan pesanan penjualan, pemesanan hotel, penggajian, pencatatan karyawan, dan pengiriman.
    Tujuan utama sistem ini adalah unuk menjawab pertanyaan rutindan untuk melacak arus transaksi yang melalui organisasi. Manajer membutuhkan TPS untuk memonitor status operasi internal dan hubungan perusahaan dengan lingkungan eksternal.
  • SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN
    Sistem Informasi Manajemen (SIM) merangkum dan melaporkan operasi dasar perusahaan menggunakan data yang disediakan oleh sistem pemrosesan transaksi. Data transaksi dasar dari TPS dipadatkan dan biasanya disajikan pada laporan yang dibuat berdasarkan jadwal yang teratur. SIM menyediakan laporan kinerja terbaru perusahaan kepada manejer tingkat menengah Informasi ini digunakan untuk mengawasi dan mengendalikan bisnis dan memperediksi kinerja masa depan. SIM merangkum dan melaporkan operasi dasar perusahaan menggunakan data yang disediakan oleh sistem pemrosesan transaksi.
    Sistem Pendukung Keputusan (ESS) menunjang pembuatan keputusan yang tidak rutin untuk manajemen tingkat menengah. Sistem ini berfokus pada masalah yang unik dan cepat berubah, dimana prosedur untuk mendapatkan solusi belum tentu ditentukan sebelumnya.
    Sistem Pendukung Eksekutif
    Sistem pendukung keputusan (ESS) membantu manajemen senior membuat keputusan ini. ESS menangani keputusan tidak rutin yang membutuhkan evaluasi, dan pendekatan karena tidak terdapat prosedur yang disetujui untuk mencapai solusi. ESS menyediakan perhitungan umum dan kapasitas komunikasi yang dapat diterapkan pada berbagai perubahan masalah.
  • SISTEM YANG MELINGKUPI PERUSAHAAN
    Aplikasi Perusahaan
    Aplikasi perusahaan yang merupakan sistem yang melingkupi area fungsional, berfokus pada menjalankan proses bisnis di dalam proses bisnis, dan temasuk seluruh tingkatan manajemen. Aplikasi perusahaan membantu bisnis untuk menjadi lebih fleksibel dan produktuf dengan mengoordinasikan proses bisnis dengan lebih dekat dan mengintergrasikan sekelompok proses agar mereka berfokus pada pengelolaan sumber daya yang efisien dan pelayanan pelanggan.
    Terdapat empat aplikasi perusahaan utama: sistem perusahaan, sistem manajemen rantai pasokan, sistem pengelolaan hubungan pelanggan, dan sistem pengelolaan pengetahuan. Setiap aplikasi perusahaan ini menyatukan seperangkat fungsi dan proses bisnis terkait untuk meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan.
    Sistem Perusahaan
    Sistem perusahaan (enterprise system), yang juga dikenal sebagai sistem perencanaan sumber daya perusahaan (enterprise resource planning – ERP), menyelesaikan masalah ini dengan mengumpulkan data dari beragam proses bisnis inti pada manufaktur produksi, keuangan, dan akutansi, penjualan dan pemasaran, dan sumber daya manusia dan menyimpan data pada penyimpanan data pusat tunggal. 
  • Sistem Manajemen Rantai Pasokan
    Sistem manajemen rantai pasokan ( supply chain management-SCM) membantu bisnis membangun hubungan dengan pemasok mereka. Sistem ini menyediakan inforamsi untuk membantu pemasok , prusahaan pembeli, distributor, dan perusahaan logistic untuk berbagi informasi mengenai pemesanan, produksi, tingkat persediaan, dan pengantara produk dan jasa agar mereka dapat mencari sumber, memproduksi, dn mengirimkan barang dan jasa dengan efisien.
    Tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan jumlah produk yang tepat dari sumber mereka menuju titik konsumsi dengan jumlah waktu tersingkat dan dengan biaya terendah.
    • Sistem Manajemen hubungan pelanggan
    Sistem manajemen hubungan pelanggan ( costumer relationship management- CRM) membantu perusahaan mengelola hubungannya dengan pelanggan. Sistem CRM menyediakan informasi untuk mengkoordinasikan seluruh proses bisnis yang berhubungan dengan pelanggan dengan pelanggan dalam hal penjualan, pemasaran, dan pelayanan untuk mengoptimalkan pendapatan, kepuasan pelanggan, dan mempertahankan pelanggan. Informasi ini membantu perusahaqan menngenali, menarih dan mempertahankan pelanggan yang palinng menguntungkan: menyediakan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan yang ada: dan diharapkan meningkatkan penjualan.
    • Sistem Manajemen Pengetahuan
    Sistem manajemen pengetahuan ( knowledge management system-KMS) memungkinkan organisasi untuk lebih baik dalam mengelola proses pemerolehan dan penerapan pengetahuan dan keahlian.
    Sistem ini mengumpulkan pengetahuan dan pengalaman relevan dalam perusahaan, dan membuatnya tersedia dimanapun dan kapanpun dibutuhkan untuk meningkatkan proses bisnis dan keputusan menejemen. Sistem ini juga menghubungkan perusahaan ke sumber pengetahuan eksternal.
  • INTRANET DAN EKSTRANET
    Intranet dan ekstranet lebih merupakan dasar teknologi dibandingkan aplikasi tertentu, tetapi pantas disebutkan disini sebagai salah satu peralatan yang digunakan perusahaan untuk meningkatkan integrasi dan untuk mempercepat arus informasi di dalam perusahaan, dan dengan pelanggan dan pemasok.
    Intranet adalah jaringan internal yang dibangun dengan peralatan yang dan standard komunikasi yang sama dengan internet dan dibangun untuk distribusi informasisecara internal kepada karyawan, dan sebagai penyimpan kebijakan, program dan data perusahaan.
    Ekstranet adalah intranet yang diperpanjang kepada pengguna yang diizinkan dluar perusahaan.
  • E-BUSINESS, E-COMMERCE, DAN E-GOVERNMENT
    Bisnis elektronik, atau e-business, mengacu kepada penggunaan teknologi digital an internet untuk menjalankan proses bisnis utama pada perusahaan. E-business termasuk aktifitas untuk pengelolaan internal perusahaan dan untuk koordinasi dengan pemasok dan rekan bisnis lainnya. Hal ini juga termasuk perdagangan elektronik, atau e-commerce.
    E-comerce adalah bagian dari e-business yang berhubungan dengan pembelian dan penjualan barang dan jasa melalui internet. Hal ini juga meliputi aktivitas yang menunjang transaksi pasar tersebut, seperti periklanan, pemasran, dukungan pelanggan, keamanan, pengiriman dan pembayaran.
    Teknologi yang berhubungan dengan e-business juga telah membawa perusahaan serupa pada sector public. Pemerintah pada setiap tingkat pengguna teknologi internet untuk menyampaikan informasi dan pelayanan kepada masyarakat, karyawan, dan bisnis yang bekerja pada mereka.
    E-government mengacu kepada aplikasi internet dan teknologi jaringan untuk secara digital memungkinkan hubungan pemerintah dan agen sector public dengan masyarakat, bisnis dan perpanjangan pemerintah lainnya. Selain untuk meningkatkan pelayanan pemerintah , e-government dapat membuat operasi pemerintah lebih evisien dan juga memberdayakan masyarakat dengan memberdayakan masyarakat dengan memberikan mereka akses yang lebih mudah keinformasi dan kemampuan untuk berhubungan secara elektronik dengan masyarakat lainnya.
  • FUNGSI SISTEM INFORMASI PADA BISNIS
    Departemen Sistem informasi
    Departemen Sistem Informasi (information system department) adalah unit organisasi formal yang bertanggung jawab atas jasa teknologi informasi. Departemen sistem informasi bertanggung jawab untuk memelihara peranti keras, peranti linak, menyimpan data dan jaringan yang mengatur infrastruktur teknologi informasi perusahaan.
    Departemen sistem informasi terdiri atas specialis, seperti programmer (programmer) analis sistem, pemimpin proyek, dan manajer sistem informasi sistem.
    Programmer adalah specialis teknik yang sangat terlatih yang menulus intruksi peranti lunak untuk computer. Analis sistem (system analyst) termasuk penghubung utama antara kelompok sistem informasi dengan seluruh organisasi.merupakan pekerjaan analis sistem untuk menerjemahkan masalah dan persyaratan bisnis menjadi kebutuhan informasi dan sistem.
    Manajer sistem informasi ( information system manager ) adalah pemimpin tim programmer dan analis, manajer proyek, manajer fasilitas fisik manajer telekomunikasi dan specialis data.manajer ini juga merupakan pengelola staf pengoperasian komputer dan staf yang memasukkan data juga spesialis eksternal.
    Pada banyak perusahaan departemen sistem informasi dikepalai oleh direktur informasi (chief information officer-CIO). CIO adalah manajer senior yang mengawasi penggunaan teknologi pada perusahaan.
    Pengguna akhir (End user) adalah perwakilan-perwakilan departemen diluar kelompok sistem informasi, dan aplikasi dikembangkan untuk pengguna akhir.
  • PRAKTIK APLIKASI SIM
    Proyek pada bagian ini memberikan anda pengalamna langsung menganalisis data keuangan dan penjualan perusahaan untuk menilai kinerja bisnis dan profitabilitas, menggunakan spreadsheet untuk meningkatkan pembuatan keputusan pemasok, dan mengunakan peranti lunak internet untuk merencanakan rute transportasi yang efisien.
    Menganalisis Kinerja Keuangan
    • Memperbaiki Proses Pengambilan Keputusan : Menggunakan Spreadsheet untuk memilih Pemasok
    • Mencapai Keunggulan Operasional : Penggunaan Peranti Lunak Internet Untuk Merencanakan Rute Transportasi Yang Efisien

 

Sumber: Bab 2.E-Busines Global: Bagaiamana Bisnis Menggunkan Sistem Informasi .Kenne C. Laudon dan Jane P. Laudon.2012.Sistem Informasi Manajemen.Salemba Empat.

 

Rangkuman BAB 1 : Sistem Informasi Dalam Kegiatan Bisnis Global Saat ini

Ditulis oleh:bagjaanugrah | Dalam Uncategorized | Pada 20-12-2016

0

SISTEM INFORMASI DALAM KEGIATAN BISNIS GLOBAL SAAT INI

  1. PERANAN SISTEM INFORMASI DALAM BISNIS SAAT INI

            Sistem Informasi merupakan dasar bagi jalannya bisnis saat ini. Sistem informasi menjadi sangat penting dalam membantu perusahan dalam Ekonomi Global. Apalagi dengan kita sebagai manusia di era modern ini, informasi sangat dibutuhkan. 

  • Bagaimana Sistem Informasi Mengubah Bisnis 

 Semakin banyak data telepon Sellular dibandingkan dengan telepon konfensional. Perangkat HP, Smart phone,Ipad, email, Blog, teleconference menjadi sangat penting. 5 Juta Orang Amerika membeli sesuatu di Internet setiap hari, 19 Juta orang melakukan riset produk di internet, E-commerce dan Iklan via internet mengalami ledakan. Pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 55 Juta orang tahun 2011. Semakin berkembang teknologi maka semakin berbeda juga bisnis yang dijalani.

  • Apa yang Baru dalam Sistem Informasi Manajemen

Sistem informasi yang mengalami perubahan terus-menerus dalam teknologi,penggunaan teknologi menjadi dampak pada keberhasilan suatu bisnis ,Bisnis baru dan industri muncul serta perusahaan sukses adalah mereka yang belajar bagaimana menggunakan teknologi baru.Dengan adanya smartphone dan Web-surfing netbook semua  alat ini tidak hanya gadget atau hiburan belaka, banyak manajer yang menggunakan perangkat ini untuk mengkoordinasi pekerjaan, berkomunikasi dengan karyawan,dan menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan. Kekuatan komputasi dan pertumbuhan platform mobile digital memungkinkan organisasi untuk lebih mengandalkan telework, kerja jarak jauh,dan keputusan terdistribusi. Dengan Platform yang sama berarti perushaan bisa lebih banyak memasang iklan dan lebih mudah dalam menawarkan produknya.

  • Tantangan Dan Peluang Globalisasi : Dunia Diratakan

Sebuah Dunia Diratakan maksud dari hal ini di utarakan oleh wartawan Thomas Friedman menulis sebuah buku yang menyatakan dunia sekarang “datar”,yang maksudnya bahwa komunikasi internet dan global telah sangat mempengaruhi keuntungan ekonomi dan budaya dari Negara maju,Teknologi Informasi adalah salah satu alat manajer yang digunakan untuk aktivitas input,proses,dan output dalam sebuah sistem informasi,jaringan terbesar di dunia dan paling banyak digunakan adalah internet,internet adalah “sebuah jaringan dari jaringan”global yang menggunakan standar universal  internet juga digunakan sebagai alat untuk menghubungkan jutaan jaringan yang berbeda dengan lebih dari 1,4 miliar pengguna di lebih dari 230 negara seluruh dunia,internet telah menciptakan sebuah “universal”platform teknologi untuk membangun produk baru,layanan,strategi,dan model bisnis.Platform teknologi yang sama memiliki penggunaan internal ,mnyediakan koneksi untuk menghubungkan sistem yang berbeda dan jaringan dalam perusahaan.

  • Berkembangnya Perusahaan Digital

Perusahaan digital adalah perusahhan yang memiliki hubungan penting terhadap pelanggan, pemasok, dan karyawan secara digital melalui jaringan digital dengan lingkup keseluruhan organisasi yang saling terhubung.contoh dari proses bisnis adalah pengembanagn produk baru, pembuatan dan pemenuhan pesanan, penciptaan perencanaan pemasaran, dan perekrutan karyawan.

  • Tujuan Bisnis Strategis Sistem Informasi.

Perusahaan bisnis berinvestasi lebih pada sistem informasinya secara khusu untuk mencapai enam tujuan bisnis strategis: keunggulan operasional,produk,jasa dan model bisnis baru, hubungan pelanggan dan pemasok, pengambilan keputusan yang semakin baik, keunggulan kompetitif dan kelangsungan usaha.

  1. Perspektif Dalam Sistem Informasi
  • Apa itu sistem informasi?

Sistem informasi secara teknis dapat didefinisikan sebagai sekumpulan komponen yang saling berhubungan ,mengumpulkan, memproses atau menyimpan dan mendistribusikan informasi untuk menunjang pengambilan keputusan dan pengawasan dalam suatu organisasi.

Tiga aktivitas didalam sistem informasi akan memproduksi informasi yang dibutuhkan organisasi untuk membuat keputusan, mengendalikan operasi, menganalisis permasalahan dan menciptakan produk baru. Aktivitas tersebut adalah:

  1. Input yaitu merekam atau mengumpulkan data mentah dari dalam maupun luar organisasi.
  2. B.Pemrosesan (processing) yaitu mengubah data input mentah menjadi bentuk yang berarti.
  3. C.Output yaitu mengirimkan informasi yang telah di proses tersebut ke orang-orang yang akan menggunakan inforemasi tersebut.
  • Dimensi Sistem Informasi

Penggunaan sistem informasi secara efektif memerlukan pemahaman dari organisasi,manajemen, dan teknologi informasi yang membentuk sistem tersebut. Sebuah sistem informasi membentuk nilai bagi perusahaan sebagai suatu organisasi dan solusi manajemen atas tantangan yang didapat dari lingkungan.

Organisasi bisnis yang terdiri atas tiga tingkatan dasar: manajemen senior,manajemen tingkat menengah, dan manajemen tingkat operasional. Sistem informasi melayani ketiga tingkatan tersebut. Ilmuwan dan pekerja ahli sering berkerja dengan manajemen tingkat menengah.

  • Ini Bukan Sekedar Teknologi: Sebuah perspektif bisnis atas sistem informasi

Dari perspektif bisnis, sistem informasi merupakan bagian dari rentetan kegiatan menambah nilai untuk mendapatkan mengubah dan menyebarkan informasi yang dapat digunakan manajer untuk meningkatkan pengambilan keputusan, meningkatkan kinerja perusahaan dan akhirnya meningkatkan profitabilitas.

  • Aset Komplementer: Modal Organisasi dan Model Bisnis Yang Tepat

 Aset komplementer merupakan aset yang dibutuhkan untuk mendapatkan nilai dari investasi utamanya, sebagai contoh, untuk menciptakan nilai atas mobil membutuhkan investasi tambahan yang substansial atas jalan tol, jalan raya, pom bensin, bengkel, dan struktur peraturan hukum yang mengatur dan mengawasi para pengendara.

  1. Pendekatan Kontemporer Terhadap Sistem Informasi

 Secara umum, bidang sistem informasi dapat dilihat dengan pendekatan teknis dan pendekatan prilaku.sistem informasi merupakan sistem sosioteknnis.sistem informasi tetap membutuhkan substansi sosial,organisasi,dan investasi intelektualuntuk bisa berjalan dengan layak walaupun sistem ini terdiri atas mesin dan teknologi fisik.

  • Pendekatan Teknis

 Pendekatan teknis terhadap sistem informasi menekankan model matematika untuk memepelajari sistem informasi,serta penekanan pada teknologi secara fisik dan kemampuan format dari sistem tersebut.disiplin ilmu yang berkontribusi adalah ilmu komputer ,metode kuantitatif,dan riset operasi.

  • Pendekatan Perilaku

 Pendekatan prilaku sebenarnya tidak mengabaikan teknologi,teknologi sistem informasi sering menjadi penyebab bagi permasalahan atau isu prilaku.tetapi fokus dari pendekatan ini umumnya bukan pada solusi teknisnya,sebaliknya pendekatan ini berkonsentrasi pada perubahan tingkah laku,kebijakan manajemen dan organisasi dan prilaku.

  • PendekatanSistem Sosioteknis

 Dalam perspektif sosioteknis ,kinerja sistem akan optimal pada saat teknologi dan organisasi secara bersama-sama saling menyesuaikan sampai tingkat kombinasi yang memuaskan diperoleh.

 Dirangkum dari :

Kenneth C. Laudon & Jane P. Laudon. 2012. Management Information System (managing the digital firm) Twelfth Edition, Global Edition. Pearson Education Limited. England

 

Hasil Survei Pengaruh Musik Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Ditulis oleh:bagjaanugrah | Dalam Uncategorized | Pada 12-10-2016

0

LATAR BELAKANG
Musik menurut Jamalus adalah suatu hasil karya seni berupa bunyi dalam bentuk lagu atau komposisi yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penciptanya melalui unsur-unsur pokok musik yaitu irama, melodi, harmoni, dan bentuk atau struktur lagu serta ekspresi sebagai sumber kesatuan. Oleh karena itu musik sangat penting dalam kehidupan kita sehari-hari, apalagi di zaman modern seperti ini, musik sudah didengarkan oleh seluruh umat manusia baik dari kalangan atas maupun kalangan bawah. Musik sudah ada sejak zaman dulu sampe sekarang, berbagai jenis musik pun sudah pernah didengar oleh masyarakat seperti musik pop, rock, jazz, metal, hingga EDM.
Oleh karena itu, saya melakukan survei tentang Pengaruh Musik Dalam kehidupan Sehari-Hari.

Deskripsi Responden

Pilihan Jumlah Responden Presentase (%)
Laki-laki 6 46%
Perempuan 7 54%

 

Survei ini terdapat 13 responden yang berisi 6 laki-laki serta 7 perempuan dengan kisaran 18-19 tahun dan semuanya adalah mahasiswa.

Hasil Survei

Pilihan Jumlah Responden Presentase (%)
Pernah 13 100 %
Tidak Pernah 0 0 %

Pertanyaan Pertama : Pernahkah anda mendegarkan musik ?

Dari tabel diatas dapet diketahui bahwa dari 13 responden, mereka pernah mendengarkan musik

Pertanyaan Kedua : Seberapa seringkah anda mendengarkan musik dalam kehidupan sehari-hari ?

Pilihan Jumlah Responden Presentase (%)
Setiap Hari 12 92,3 %
Sering 0 0 %
Jarang 0 0 %
Sekali-Sekali 1 7,7 %
Tidak Pernah 0 0 %

 

Dari tabel di atas, dapat diketahui bahwa dari 13 responden, rata-rata mereka mendengarkan musik setiap hari dengan presentase sebesar 92,3 % dan 1 responden memilih sekali-sekali mendengarkan musik dalam kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan ketiga : Perangkat apa yang sering anda gunakan dalam mendengarkan musik ?

Pilihan Jumlah Responden Presentase (%)
TV 0 0 %
Radio 0 0 %
Handphone 7 53,8 %
MP3 / MP4 1 7,7 %
Laptop 5 38,5 %

 

Dari tabel di atas, dapat disimpulkan dari 13 responden, 53,8 % mendengarkan musik dengan perangkat handphone, 7,7 % mendengarkan dengan perangkat MP3 / MP4, dan 38,5 % mendengarkan musik dengan perangkat Laptop.

Pertanyaan keempat : Genre musik apa yang anda dengarkan ?

Dari 13 responden, terdapat berbagai macam jawaban genre musik, mulai dari rock, pop, metal, country, jazz hingga EDM. Akan tetapi genre musik yang paling banyak didengarkan adalah genre musik pop.

Pertanyaan Kelima : Pentingkah musik dalam kehidupan anda ?

Pilihan Jumlah Responden Presentase (%)
Penting 8 61,5 %
Tidak Penting 5 38,5 %

Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa dari 13 responden, 61,5% memilik musik itu penting dalam kehidupannya dan 38,5 % memilih musik itu tidak penting.

Pertanyaan Keenam : Menurut anda, mengapa penting dan tidak penting, sebutkan alasannya?

Sebagian responden menganggap bahwa musik itu penting karena untuk mengekspresikan perasaan, untuk menenangkan jiwa dan untuk sarana hiburan. Selain itu musik itu penting karena merupakan salah satu hiburan bagi masyarakat disaat mereka sedang jenuh / bosan. Dan bagi mereka yang menganggap musik itu tidak penting dikarenakan tidak mempengaruhi masa depan, serta yang penting adalah beribadah.

Pertanyaan Ketujuh : Apakah dengan mendengarkan musik mempengaruhi keseharian anda dalam beraktifitas ? sebutkan alasannya !

Dari seluruh responden menjawab bahwa musik itu mempengaruhi keseharian dalam beraktifitas karena musik bisa mengubah mood seseorang, musik juga membuat kita lupa waktu dan tidak fokus dengan lingkungan sekitar, lalu musik juga membuat beraktifitas menjadi lebih semangat serta lebih sentai.

Pertanyaan Kedelapan : Menurut anda apakah manfaat dalam mendengarkan musik ?

Manfaat dalam mendengarkan musik dapat menjadi media untuk menenangkan diri, menghilangkan bosan dan jenuh. Selain itu musik membuat kita juga memunculkan inspirasi-inspirasi yang ada.

Hello world!

Ditulis oleh:bagjaanugrah | Dalam Uncategorized | Pada 26-09-2016

1

Welcome to Blog Civitas UPI. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!